Jumat, 14 Oktober 2011

to be alone is fun!!!!!!!!!!!












Rabu, 12 Oktober 2011

SharaShare......... (Curhatku)

hm..... kumat lagi sarapmu saraa!!!!! iaa,, mentang2 namaku shara+ph=saraph.

baru pulang di rumah kena semprot kanjeng mami, dah tau sama2 capek, mumet, stres! jami di bagi-bagi stresnya, coba bagi2 uang boleh jii (tapi jami ki harap, minta saja blum tentu di kasih apa lagi nda minta)

susah memang jadi anak, anak ibarat terdakwa di pengadilan dengan orang tua sebagai penuntut umum merangkap sebagai hakim pula yang mengambil keputusan yang bisa tidak dibilang adil, dan parahnya juga eksekutor-nya mereka pula.... Ibaratnya kau terdakwanya, mereka mi yang borongi ko!

well, curahan hati (hoeeekkk,, curhat lebay ji jga) saya pada hari ini mengenai orang tua,, Namun sebelumnya jika terjadi kesamaan nama dan tempat hanyalah kebetulan dan hanyalah rekayasa fiksi semata (Sinetron kah???) ,, hm maksudnya Jika ada kata-kata dibawah ini yang berasal dari pengembaraan pikiran saya, jika itu salah harap dimaafkann, tak ada maksud menjelekkan orang tua, karena memang gak ada unsur hinaan... cuma analisis dari sudut pandang anak. dan kalaupun benar adanya, harap di like, jadi follower atau pula diberikan sumbangan yang sifatnya SUKARELA (saya SUKA sekali anda mau nda mau harus RELA).

OK,,, readersnya zoro atau yang saya sebut zoroers, (emang artis saja yang punya fans club,, saya juga ada toh walaupun saat ini sendiriku ji pengagumnya) topik kita adalah

11 alasan mengapa anak membenci orang tuanya,, (tolong di like jika stuju)

1. hobi sekali mengkritik cara dandan,
 seolah-olah kayak Rudi Hadi Suarno. padahal caranya saja mereka yang seharusnya dirombak (astaga, masa masih pake motif polkadot kayak tahun 60an?)

2. Nda pernah liat kita umur berapa.
Pas kita pake lipstik ato mascara, dibilang kayak tante-tante mo pergi arisan kampung. eh pas kita pake pakean yang boahenol sedikit, dibilang "Bukan ma ko anak kecil tuh ko mau kasih kelihatan mi pusarmu". Pas kita jalan sama cowo (cieee) di bilang masih anak-anakko,, masih biru pantatmu....!!! Eh pas kita terlambat bangun di bilang "Ko sudah besar mi biasa mi ko bangun sendiri pagi-pagi". sebenarnya ini kita masih balita, abg, dewasa, atau tante2????

3. Suka bandingkan dengan orang yang kita benci.
contohnya suka bandingkan saya dengan tetanggaku yang rajin di rumah,, bersih-bersih.... padahal saya pernah juga sengaja buang sampah daun manggu di selokannya....

4. seka larang tanpa alasan,,,
Pernahkah otakmu memberi alasan mengapa kamu nda boleh jalan sama cowok, nda poleh kasih pirang rambut, nda boleh nempel poster Maroon Five???

5. nda pernah liat bakat yang kita punya.
Dulu pas juara baca puisi, di bilang masuk saja di sastra, biar kayak chairil anwar, pas bikin pisang goreng enak katanya ambil SMA di SMKK (skolah keterampilan gitu), eh pas  pinggangnya lagi pegal, karena pijatanku yahuuud di suruh jadi dokter Orthopedi,, hoaaaaa.............. dan masi banyak lagi jurusan lainnya yang beda dengan jurusanku hari ini.

6. Suka membandingkan dirinya dan kehidupannya di masa lalu dengan kehidupan kita dimasa kini.
Mereka selalu bilang, kalian ini boros sekali. sedikit0sedikit minta jajan, Ayah dulu pas kecil harus nanam padi sekian bulan trus dijual kepasar baru uangnya dipakai bayar sekolah bla...bla... Ayah kan anak petani, beda toh sama kita anak ( profesi ayahku rahasia, hehe tapi alhamdulillah SANGAT HALAL)

7. SUKA MENGGOSIPKAN kita ke tetangga, dan teman-temannya.
HAl yang sangat saya benci dari sekian poin. Pokonya mau di ceritakan apapun saya gak suka,, Jangankan kebaikanku saja gak trlu suka... lebih-lebih KEburukanku.... Ntar kalau misalnya temannya itu sebenarnya suka sama kita trus berniah menjodohkan kita sama anaknya yang super tajir dan CAkep cico, tapi karena ada suatu ritual pembongkaran aib,,, eh akhirnya si Orang tua si orang Cakep tadi jadi gak mau sama kita...waaahhhh RUGI banget tuh.!

8. Suka maen perintah padahal mereka sendiri nda taat aturan. sok ngatur padahal gak teratur. Suka marah-marah rumah gak bersih, padahal mereka sebagai dalang pembuangan sampah!

9. Suka memanggil dengan julukan yang paling ko nda suka.
Contohnya di panggil: KEDONDONG atau Ibo (apaan itu????). Ceritanya pas masih kecil, rambutku sangat ikal seperti isi dalam dari buah kedondong,, WHUaaaaaaaaaa..... gara-gara  gak suka dipanggil begitu akhirnya rambut ikalku sering di potong sampai akhirnya jadi lurus... dan sekarang baru nyesel karena rambut ikal itu tenyata keren, mau ke salon buat ngiting rambut tak ada duit!!

10. selalu punya bahan untuk mencela kamu.
Pake celana jins jelek karena kakiku kurus, trus suka protes sama nada dering hp yang keren buat kita tapi merusak pendengaran kata mereka. ASTAGA!!!

11. memintamu tuk menjadi ARSITEK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Selasa, 11 Oktober 2011

refresh sejenak








Sabtu, 08 Oktober 2011

JENIS SAMBUNGAN KAYU


Sambungan kayu type Bibir Lurus


Sambungan kayu adalah dua batang kayu atau lebih yang disambungkan satu sama lain sehingga menjadi satu batang kayu yang panjang.
Sambungan kayu secara garis besar dapat dibedakan menjadi 3 kelompok :
  • Sambungan memanjang
  • Sambungan melebar
  • Sambungan menyudut.
Jenis sambungan BIBIR LURUS ini biasanya digunakan untuk penyambungan kayu pada arah memanjang. ( biasanya digunakan untuk kayu balok pada konstruksi bangunan ).
 Jenis sambungan kayu ini digunakan untuk penyambungan kayu pada arah memanjang. ( biasanya digunakan untuk kayu balok pada konstruksi bangunan ).


Sambungan Bibir lurus 2D

Sambungan Bibir lurus 3D


Sambungan kayu type Takikan Lurus Mulut Ikan


Type sambungan TAKIKAN LURUS MULUT IKAN ini biasa digunakan pada balok kayu dengan arah memanjang. Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.
Sambungan takikan lurus mulut ikan berkait 2D
Sambungan takikan lurus mulut ikan berkait 3D






Sambungan kayu type Bibir Miring

Type sambungan BIBIR MIRING ini biasa digunakan pada balok kayu dengan arah memanjang.
Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.
Sambungan bibir miring berkait 3D

 Sambungan bibir miring berkait 2D

Sambungan kayu type Bibir Lurus Berkait


Type sambungan BIBIR LURUS BERKAIT ini biasa digunakan pada balok kayu dengan arah memanjang.
Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.



Sambungan bibir lurus berkait 3D



Sambungan bibir lurus berkait 2D



selengkapnya di :


Penjelasan, Cara dan macam belajar dengan keselarasan Otak (by :Buku tentang cara kerja otak)


Belajar hanya efektif jika dilakukan sesuai cara kerja otak. Kalimat ini tidak lagi isapan jempol semata, karena sudah dilakukan dan dibuktikan oleh berbagai lembaga pendidikan terbaik di dunia. Buku-buku yang mempublikasikan hasil penelitian tentang cara kerja otak telah menjadi penyelamat bagi pendidikan yang tadinya sudah membosankan dan membawa beban.
Dalam 25 tahun terakhir ini telah dilakukan lebih banyak penelitian otak dan pembelajaran daripada yang dilakukan dalam seluruh sejarah manusia digabung jadi satu. Namun tetap masih banyak hal yang masih belum (dan mungkin tidak pernah) kita ketahui mengenai otak. Dari apa yang kita temukan mengenai otak dan belajar benar-benar menantang banyak keyakinan dan praktik pendidikan konvensional. Semuanya memberi sumbangan pada pemahaman yang lebih kaya tentang cara otak belajar (Dave Meier, 2002: 81).
Beberapa teori, hasil penelitian dan pendapat mengenai otak dan cara belajar akan dibahas dalam seminar/diskusi ini.
1. TEORI OTAK TRIUNE
Belajar dengan melibatkan seluruh bagian otak (Otak Reptil,Otak Mamalia, dan Neokorteks).
Otak reptil adalah bagian otak paling sederhana (dinamakan demikian karena reptil pun memilikinya). Tugas utamanya adalah mempertahankan diri, bereaksi.
Otak mamalia (sistem limbik) adalah otak yang memainkan peranan besar dalam hubungan manusia dan dalam emosi.
Neokorteks adalah otak yang mempunyai fungsi tingkat tinggi, seperti berbahasa, berpikir abstrak, memecahkan masalah, berkreasi, dan sebagainya.
2. TEORI OTAK KIRI DAN OTAK KANAN
Belajar dengan melibatkan belahan “otak kiri” dan belahan “otak kanan” secara seimbang.
Otak kiri memainkan peranan dalam pemrosesan logika, kata-kata, matematika, dan urutan – yang disebut pembelajaran akademis.
Otak kanan berurusan dengan irama, rima, musik, gambar, dan imajinasi – yang disebut dengan aktitivitas kreatif.

3. KECERDASAN GANDA (MULTIPLE INTELLIGENT)
Belajar dengan melibatkan beberapa kecerdasan. Howard Gardner berkata bahwa setiap orang memiliki beberapa tipe kecerdasan. Daftar kecerdasan manusia menurut Gardner adalah: Kecerdasan linguistik, Kecerdasan logika dan matematika, Kecerdasan musikal, Kecerdasan spasial dan visual, Kecerdasan kinestetik, Kecerdasan interpersonal, dan Kecerdasan intrapersonal.

4. MODALITAS BELAJAR
Belajar sesuai dengan gaya belajar (Visual-Auditorial-Kinestetik).
Modalitas dapat dianggap sebagai jaringan kerja saraf yang berperan sebagai saringan untuk pembelajaran, pemrosesan, dan komunikasi. Kebanyakan orang memiliki akses ketiga modalitas: Visual, Auditorial, dan Kinestetik, tetapi hampir semua orang cenderung pada salah satu modalitas belajar (Bobbi dePorter, dkk, 2000; 84-85).
>Visual: modalitas ini mengakses citra visual, yang diciptakan maupun diingat. Warna, hubugan ruang, potret mental, dan gambar menonjol dalam modalitas ini. Seseorang yang sangat visual mungkin bercirikan sebagai berikut:(a) teratur, memperhatikan segala sesuatu, menjaga penampilan;(b) mengingat dengan gambar, lebih suka membaca daripada dibacakan;(c) membutuhkan gambaran dan tujuan menyeluruh dan menangkap detail, mengingat apa yang dilihat.
>Auditorial: modalitas ini mengakses segala jenis bunyi dan kata – diciptakan maupun diingat. Musik, nada, irama, rima, dialog internal, dan suara menonjol di sini. Seseorang yang sangat auditorial dapat dicirikan sebagai berikut: (a) perhatiannya mudah terpecah, berbicara dengan pola berirama, belajar dengan cara mendengarkan, menggerakkan bibir atau bersuara saat membaca, berdialog secara internal dan eksternal.
>Kinestetik: modalitas ini mengakses segala jenis gerak dan emosi – diciptakan maupun diingat. Gerakan, koordinasi, irama, tanggapan emosional, dan kenyamanan fisik menonjol di sini. Seseorang yang sangat kinestetik sering: (a) menyentuh orang dan berdiri berdekatan, banyak bergerak; (b) belajar dengan melakukan, menunjuk tulisan saat membaca, menanggapi secara fisik; (c) mengingat sambil berjalan dan melihat.

5. KONDISI TERBAIK UNTUK BELAJAR
Belajar dalam kondisi Alfa (rileks dan terfokus).
Kebanyakan siswa (dan kita) perlu belkajar cara berkonsentrasi. Penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam keadaan konsentrasi terfokus akan belajar lebih cepat dan lebih mudah. Selain itu, mereka mengingat informasi lebih lama. Dengan kata lain, mereka memaksimalkan momen belajar.
Pada pertengahan 1970-an, Dr. Georgi Lozanov melakukan percobaan mengenai keadaan terbaik untuk belajar. Dia menemukan bahwa siswa dalam keadaan Alfa – kondisi konsentrasi yang santai – belajar dengan laju yang jauh lebih cepat (lihat Bobbi dePorter, dkk, 2000: 173). Manusia memancarkan empat keadaan gelombang otak: beta, alfa, teta, dan delta. Dalam Beta, Anda merasa awas dan aktif. Teta adalah keadaan hampir tidur atau bermimpi, dan Delta adalah tidur nyenyak tanpa mimpi.
Untuk mencapai kondisi Alfa, dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
duduk dengan santai, badan dilenturkan;
pejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam dan dilepas;
bayangkan berada di sebuah tempat yang membuat merasa santai dan damai; (beberapa saat)
buka mata.
Bagaimana otak bekerja memahami informasi, menyimpan informasi, dan memunculkan kembali saat diperlukan dapat dijelaskan berikut ini:
Pembagian otak sadar dan otak bawah sadar adalah berdasarkan fase kerja otak, bukan secara fisiologis. Namun ada ahli yang mengatakan, bahwa pikiran sadar merupakan bagian luar dari diri (wujud eksternal) manusia sedangkan pikiran bawah sadar merupakan wujud internal. Wujud eksternal itu hanya bagian kecil dari manusia yang kekuatannya terbatas sedangkan wujud internal merupakan bagian terbesar manusia yang kekuatannya “hampir tidak terbatas”.
Dalam kesempatan ini kita membahas otak bawah sadar dalam hal tertentu saja. Bahwa semua data dan informasi yang ditangkap pikiran sadar akan disimpan di pikiran bawah sadar dan menjadi apa yang disebut sebagai “ingatan” atau “memori”. Selain data, informasi, dan pesan-pesan, di dalam pikiran bawah sadar juga disimpan semua kebiasaan kita. Pada saat tertentu dan diperlukan, pikiran sadar bisa memanggil (me-recall) apa-apa yang disimpan di pikiran bawah sadar. Tetapi sesuai namanya “pikiran bawah sadar” banyak aktivitas pikiran bawah sadar terjadi di luar kendali pikiran sadar, hal mana dapat menguntungkan dan dapat pula merugikan.

6. SIKAP BELAJAR SLANT
“Keadaan” adalah kombinasi pikiran, perasaan, dan postur. Selain keadaan Alfa yang membuat belajar lebih efektif, saat siswa belajar di kelas perlu diarahkan untuk berada pada kondisi (bersikap) tertentu. SLANT (pandangan) baru dalam belajar, sebuah strategi yang diadaptasi dari teori Dr. Ed Ellis (lihat Bobbi dePorter, dkk, 2000: 170), yang merupakan singkatan dari:
Sit up in their chair (duduk tegak di kursi mereka);
Lean forward (condong ke depan);
Ask questions (bertanya);
Nod their heads (menganggukkan kepada); dan
Talk to their teacher (bicara dengan guru).

7. PETA PIKIRAN (MIND MAPPING)
Mengkaji ulang pelajaran dengan metode ‘Peta Pikiran” (Mind Map).
Mencatat adalah satu kegiatan penting dalam belajar. Jika kita belajar tanpa mencatat, pada umumnya kita akan cepat lupa apa yang sudah kita pelajari. Dalam belajar, mencatat dan mengulang catatan adalah dua hal penting yang saling berhubungan.
Tahun 70-an, Tony Buzan telah menciptakan suatu teknik mencatat yang disebut dengan Peta Pikiran (Mind Map). Teknik ini sebenarnya bisa diaplikasikan dalam beberapa kegiatan, tetapi dalam konteks ini, kita hendak mengarahkan siswa untuk melakukan kaji ulang pelajaran (catatan biasa maupun buku) dengan membuat peta pikirannya.


8. EMOSI DALAM BELAJAR
Belajar dengan melibatkan perasaan (emosi).
Penelitian menyampaikan kepada kita, bahwa tanpa keterlibatan emosi, kegiatan saraf tak itu kurang dari yang dibutuhkan untuk “melekatkan” pelajaran dalam ingatan.

9, PENGAPLIKASIAN CARA KERJA OTAK DALAM MENGAJAR
Kedelapan butir yang berkaitan dengan cara kerja otak di atas, secara langsung maupun tidak langsung dapat diaplikasikan guru dalam pembelajaran di dalam kelas maupun luar kelas.
Aktivitas Belajar
Bagaimana siswa belajar tentunya sangat ditentukan oleh masing-masing siswa itu sendiri. Tetapi, demi keberhasilan mereka (yang berdampak pada kekeberhasilan kita), kita dapat mengarahkan dan memengaruhi mereka dalam belajar. Setidaknya ada tiga bagian kegiatan belajar siswa yang dapat dipengaruhi agar berjalan efektif, yaitu:
Belajar di dalam kelas mis. : 90 menit (guru mengendalikan)
Pembukaan ( + 4 menit)
Penyampaian pelajaran ( + 40 menit)
Jeda ( + 3 menit)
Penyampaian pelajaran dan quiz ( + 40 menit)
Penutup ( + 3 menit)
Belajar di luar kelas (guru mendorong)
Sebelum masuk kelas (diskusi individu)
Sesudah belajar di kelas (diskusi individu) atau tambahan belajar untuk beberapa orang di ruang kelas)
Belajar di rumah (guru mendorong)
Belajar di rumah setiap hari
Waktu belajar sore hari atau malam hari
Aktivitas belajar: merapikan catatan, mengulang catatan (bisa dengan membuat peta pikiran, mengulang mengerjakan soal yang sudah pernah dikerjakan, mencoba mengerjakan soal baru.

10. PENCOCOKAN MODALITAS
(melalui pola bicara)
Visual
bayangkan; lihat; aku melihat maksudmu; jelas sekarang; gambarkanlah hal ini
Auditorial
Dengarkan; katakan lagi; suaramu bagus; bunyinya cocok
Kinestetik
Kerjakan ini; rasakan; rasanya cocok; tangkap maksudnya.

11. EMPAT PRINSIP KOMUNIKASI AMPUH
(Perkataan dalam: mengajar, memberi petunjuk, menata konteks,memberikan umpan balik)
Timbulkan citra (kesan)
Bagian ini paling sulit, kalian harus waspada (X)
Bagian ini paling menantang, simak baik-baik supaya kalian memahami (+)
Arahkan fokus
Jangan mengobrol, matikan HP (X)
Pusatkan perhatian dan lihat kemari (+)
Inklusif
Bapak ingin, Kalian harus, Ibu minta (X)
Mari kita, sudah waktunya, sebaiknya (+)
Spesifik
Hemat bahasa
Langsung pada intinya
Awali pernyatan yang memberi petunjuk dengan kata kerja: “tulislah”, “mulai”, “kerjakan”.
12. KOMUNIKASI VERBAL
“Pesan dan tubuh itu sama dan sebangun atau kongruen. Tubuh dan suara adalah kurir yang membawa pesan kita.” (QT: 124-127)
Kontak mata
Tatap siswa ketika berbicara, tidak lebih 3 detik tiap orang
Ekspresi wajah
Alis terangkat, senyum, dahi berkerut, anggukan kepala, mata melebar, mulut terbuka. Ketakjuban, kekagetan, kegembiraan, kebahagiaan, kehangatan, kepedulian, keterbukaan, keingintahuan, minat
Nada suara
Nada, volume, kecepatan
Gerak tubuh
Gerakan tangan, lengan, dan tubuh
Sosol (postur)
Cara membawa diri, cara menegakkan tubuh, dan bergerak
Ini hanya sebagian ringkas isi dari buku cara kerja otak..Semoga bermanfaat dan dapat menginpirasi….

Pengaruh Positif Negatif Warna Cat Ruangan Pada Keluarga



Rumah cantik Anda sudah terlihat kusam? Ganti dong warna catnya. Tak ada salahnya mengganti warna dinding rumah Anda dengan yang baru. Hasilnya pasti akan tampak lebih segar. Eh, belum tentu! Sebelum Anda membeli cat, pastikan Anda telah memilih warna yang sesuai. Bagaimana cara memilih warna untuk dinding Anda, tentu tak lepas dari pemahaman akan makna dari tiap-tiap warna itu sendiri. Tak terlalu banyak warna yang akan disampaikan dalam tips ini tentunya dengan tujuan untuk tak membuat Anda semakin bingung
_Putih. Warna yang sangat netral, dapat dipadu-padankan dengan warna apapun. Bagi Anda pecinta ‘bersih’, ingin mendapatkan kesan lapang, simple, warna ini tentu sangat cocok untuk diaplikasikan. Tetapi tentunya jangan berlebihan karena dapat menimbulkan kesan dingin, tidak bersahabat, steril atau kaku. Jangan sampai tamu Anda berkesan mengunjungi rumah sakit saat berkunjung ke rumah Anda. Cocok untuk diaplikasikan untuk dapur bersih Anda.
_Abu-abu. Warna yang sedang tren di masa “rumah minimalis”. Mampu memberikan rasa tentram bagi penghuninya, dan memberikan kesan luas. Tapi juga jangan mengaplikasikannya secara berlebihan. Seperti putih, dia juga mampu memberikan kesan dingin dan kaku.
Hitam. Wow! Warna ini selalu memberikan kesan elegan, gagah, kokoh dengan efek melindungi. Tapi tidak direkomendasikan untuk mengaplikasikan warna ini di seluruh ruangan. Anda akan mendapatkan kesan angker dan tentunya akan sangat bersahabat dengan nyamuk. Mau?
_Kuning. Warna ini memberikan kesan enerjik, penuh semangat dan mewah. Seringkali diidentikkan dengan warna emas sebagai lambang kemakmuran. Cocok untuk ruang kerja Anda.
_Orange. Warna yang mampu memberikan kesan hangat, bahagia, ceria dan penuh semangat. Cocok untuk ruang makan Anda.
Hijau. Warna yang dekat dengan alam. Mampu memberikan kesan teduh, alami, damai, santai, sejuk juga efek menenangkan. Cocok untuk ruang tidur Anda.
_Coklat. Warna yang paling disukai karena kesannya yang hangat, nyaman dan tenang. Cocok untuk ruang tamu atau ruang keluarga. Anda dapat mengaplikasikannya pada ruangan yang terlalu besar agar tak menimbulkan kesan dingin/sepi.
Biru. Satu lagi warna yang cukup jadi favorit. Biru laut atau biru langit mampu memberikan nyaman, tenang dan sunyi. Selain itu juga menjadikan ruangan sempit Anda terasa lega/luas. Sangat cocok untuk kamar tidur Anda.
Padu padan warna yang tepat akan memberikan hasil maksimal. Jadi, teruslah berkreasi dalam menciptakan karya menarik untuk rumah Anda. Selamat mencoba